Masyarakat Desa Kiabu Kembali Keluhkan Jaringan Telkomsel

oleh -756 views
Sumber Foto: Istimewa

ANAMBAS-ZONASIDIK.COM| Masyarakat Desa Kiabu Kecamatan Siantan Selatan mengeluhkan jaringan provider Telkomsel yang kembali mengalami gangguan.

Sekretaris Desa (Sekdes) Kiabu Akmal menyebutkan bahwa masyarakat mengeluhkan gangguan jaringan Telkomsel yang sudah berlangsung lama.

“Jaringan komunikasi mulai tidak efektif pada 10 hari mau masuk hari raya idul Fitri 1441 H,” kata Akmal kepada zonasidikcom saat dijumpai, Sabtu (4/7/2020).

“Sudah tidak bisa digunakan atau tidak ada sinyal sampai pada saat tanggal 6 Juni,” ujarnya.

Akmal mengatakan, Pemerintah Desa Kiabu telah menyurati Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Kepulauan Anambas terkait keluhan masyarakat.

“Pihak Diskominfotik mengatakan teknisi masih di Natuna harap bersabar, dan pada saat teknisinya sudah sampai di Anambas dan ke Kiabu sinyal langsung menyala dan langsung bisa di gunakan,” ungkapnya.

“Akan tetapi pada saat teknisinya pulang sinyal di Desa Kiabu mati kembali, sampai sekarang sinyal di Kiabu kadang hidup dan kadang mati, ini membuat proses penyelenggaraan pemerintah desa terhambat karena banyak data yang harus di input melalui sinyal,” jelasnya.

Akmal menyebutkan, masyarakat banyak mengeluh karena susah untuk menghubungi anaknya yang lagi kuliah di luar kota.

Selain itu juga berdampak kepada bisnis online masyarakat desa. Sebab, terhambat jaringan internet atau sinyal.

Ia berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Diskominfotik segera memperbaiki jaringan komunikasi di Desa Kiabu.

“Semoga saja secepatnya jaringan komunikasi di Desa Kiabu kembali membaik seperti semula, agar komunikasi di Desa Kiabu lebih berjalan baik,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Diskominfotik Kabupaten Kepulauan Anambas Jefrizal menjelaskan jaringan Telkomsel di Desa Kiabu mengalami gangguan perangkat Base Transceiver Station (BTS) milik Telkomsel.

“Teknisi yang datang dari sisi visat sudah bagus, sekarang gangguan pada BTS. Teknisi tidak standby di Anambas tetapi di Batam, kita minta dari Batam,” jelasnya.

Jefrizal mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Diskominfotik sudah menyampaikan kepada pihak Telkomsel.

“Kami sudah sampaikan, lagi nunggu teknisi datang ke Anambas, mereka punya perintah sebelum turun,” ujarnya (Edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *