Seorang Nelayan Anambas Jatuh dari Pompong Saat Melaut

oleh -1.495 views
Motor (Pompong) Nelayan di Kabupaten Kepulauan saat melaut.

ANAMBAS-ZONASIDIK.COM| Seorang nelayan, Unyil (35) asal Desa Payalaman terjatuh dari atas pompong saat melaut di perairan Pulau Ucing Kecamatan Kute Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (16/1/21).

Kepala Desa Payalaman, Acok saat dimintai keterangan membenarkan peristiwa tersebut.

“Ya betul terjadi, tadi ada yang melaporkan kepada saya,” kata Acok melalui pesan WhatsApp kepada zonasidikcom, Minggu (17/1/21).

“Dan sudah kami informasikan juga kepada Ketua Nelayan Desa Payalaman untuk mengusahakan pencarian motor (pompong) tersebut. Kita sudah koordinasikan juga kepada nelayan-nelayan yang ada di Desa sebelah melalui sambungan radio,” sambung Acok yang juga mantan Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas itu.

Acok mengatakan akan melakukan upaya pencarian bersama nelayan.

“Insya Allah besok akan dilakukan pencarian motor tersebut, karena saat ini motor-motor nelayan sudah pada keluar mencari Ikan, akan tetapi informasi sudah kita sampaikan juga kepada mereka (nelayan) yang saat ini sedang melaut,” ucapnya.

Saat zonasidikcom mempertanyakan kronologis kejadian, Acok mengatakan kejadian tersebut saat Unyil yang pergi melaut sendiri sedang ingin memompa air pompongnya.

“Menurut cerita, motor itu jalan sendiri dengan kecepatan 2mil/jam, karena dia (korban) belum mengeluarkan tali pancing, dia mau pompa air menggunakan gayung (cibuk) mengambil air laut sebagai pancingan untuk pompa, pas lagi ambil air, dia ikut jatuh ke laut sementara motor dalam keadaan jalan,” jelas Acok.

Sambung Acok mengatakan, Unyil setelah terjatuh dari pompongnya berenang ke Pulau Ucing untuk mencari pertolongan.

“Kejadiannya hari sabtu kemarin, jadi Unyil berenang ke Pulau Ucing sekitar 4 jam dan menginap tadi malam di Pulau Ucing. Baru tadi pagi ada nelayan dari Desa Pian Pasir yang mau pergi melaut mencari ikan simbok (tongkol) melalui perairan situ dimana melihat Unyil melambai (meminta pertolongan), makanya Unyil sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi tiba di Payalaman,” jelas Ancok kembali saat mendapatkan cerita kejadian.

Saat ini, lanjut Acok, Unyil lagi berada di Desa Pian Pasir dan pulau-pulau disekitar kejadian untuk mencari dan meminta bantuan dari rekan-rekan nelayan lainnya.

“Besok dari Desa Payalaman, kami membantu 2 jerigen solar untuk membantu upaya pencarian,”

“Saat ini pun dimana nelayan-nelayan dari Desa Payalaman ada 3 buah motor yang sedang mencari ikan di laut Linggai sudah di informasikan kejadian ini, dan motor nelayan yang memiliki radio, kami sudah sebarluaskan informasi tentang kejadian ini,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *