Nelayan Lihat KIA Langgar Zona Tangkap, Satwas SDKP Anambas Laporkan Ke Pangkalan Batam

oleh -328 views
Sebuah Kapal Ikan Asing diduga asal Negara Vietnam melakukan penangkapan Ikan di Perairan Anambas (Foto: Tangkapan layar dari video nelayan Anambas)

ANAMBAS-ZONASIDIK.COM| Belasan Kapal Ikan Asing (KIA) kembali melanggar zona tangkap di wilayah Perairan Anambas.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu nelayan Anambas bernama Eko yang melihat langsung KIA tersebut sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan di koordinat 4°37°522 N 105°18°278 E pada 13 Oktober 2021 lalu.

“Iya Pak, saya melihat langsung Kapal Ikan Asing asal Vietnam itu tengah menarik jaring, kuat dugaan saya mereka sedang menangkap ikan,” ucap Eko kepada Zonasidik.com Rabu (20/10/2021) melalui telpon Seluler.

Bukan hanya satu kapal sambung Eko, “Ada sekitar 16 kapal ikan asing yang saya lihat di hari yang sama,” ucapnya.

Menurutnya, adanya kapal-kapal ikan asing di wilayah perairan Anambas, jika dibiarkan terus menerus akan berdampak pada pencarian nelayan yang hanya menggunakan alat tangkap tradisional.

“Ini bisa membuat kami tak bisa lagi mendapatkan ikan di wilayah kami sendiri, karena mereka menggunakan jaring yang bisa merusak terumbu karang dan merusak ekosistem,”  keluhnya.

Ia berharap besar pihak-pihak terkait bisa memperketat patrolinya, agar tidak kembali terulang hal serupa.

Sementara itu, Koordinator Satuan Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Satwas SDKP) Kepulauan Anambas, Widodo mengatakan informasi tersebut telah disampaikan kepada pangkalan PSDKP Batam pada 20 Oktober 2021.

“Kemarin kami baru mendapatkan informasi tersebut dan sudah kami teruskan ke pangkalan PSDKP Batam yang nantinya akan ditindaklanjuti oleh kapal pengawas disana,” ucap Widodo, Kamis (21/0/10/2021).

Saat ini sambungnya, “Kami terus melakukan koordinasi dengan pangkalan PSDKP Batam dikarenakan kapal pengawasan yang dimiliki oleh PSDKP Kepulauan Anambas masih melakukan tahap perbaikan,” tambahnya.

Mendapatkan informasi tersebut, Widodo mengucapkan terima kasih kepada nelayan yang telah bekerja sama dalam hal ini. Dari laporan tersebut pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pengawasan secara intens,” tuturnya. (Pin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *