Audiensi Bersama BPH Migas, Pemkab Anambas Berhasil Dapat Tambahan Kouta BBM

oleh -176 views
Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris (kiri keempat) didampingi Kepala DKUMPP Anambas, Masykur (kiri) dan Ketua Komisi II DPRD Anambas, Amat Yani (kiri kedua) foto bersama Komite BPH Migas Jakarta usai melaksanakan audiensi.

ANAMBAS-ZONASIDIK.COM| Dalam upaya memecahkan permasalahan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan audiensi bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), Selasa (21/06/2022) di Kantor BPH Migas Jakarta.

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris didampingi Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Kepulauan Anambas, Masykur dan Amat Yani selaku Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas disambut oleh Komite BPH Migas.

Saat dikonfirmasi, Kepala DKUMPP Anambas, Masykur mengatakan, persoalan kekurangan BBM subsidi di Anambas sudah direspon dengan cepat dan baik oleh pihak BPH Migas.

“Pada prinsipnya permohonan dari Anambas diterima oleh BPH Migas. Namun, menjadi catatan mereka bagaimana penyimpanan minyak solar, mampu atau cukup tidak,” kata Maskur kepada zonasidik.com melalui sambungan telepon, Selasa (21/06/2022).

Untuk itu, Ia meminta setiap desa melalui Bumdes kedepannya agar mempersiapkan Bunker tempat penyimpanan BBM sesuai kouta kebutuhan masing-masing desa. Hal ini guna mengantisipasi penyimpanan di Stasion Pengisian Bahan-bakar Umum (SPBU) tidak menumpuk.

“Jika menumpuk di SPBU dan mereka mau ambil lagi bisa jadi terecord oleh pertamina, bahwa data yang kita sampaikan bohong. Maka dari itu, kita berharap setiap desa mempersiapkan tangki penyimpanan BBM, agar minyak yang telah disediakan itu tidak menumpuk di SPBU, sehingga dapat disalurkan dengan baik,” ujarnya.

Ketika ditanyai berapa jumlah penambahan Kuota BBM untuk di Anambas, Maskur masih belum bisa memastikan berapa jumlah yang akan didapatkan.

“Saya dangan pihak mereka masih diskusi hitung-hitungan saat ini, namum sesegera mungkin akan kami selesaikan,” jelasnya.

Dirinya juga menyebutkan, SPBU Kompak yang ada di Desa Mengkait, Kecamatan Siantan Selatan segara akan difungsikan. Hal ini sesuai dengan arahan dari Pertamina bahwa SPBU-SPBU yang baru itu harus di segera dioperasikan, sehingga nantinya kemungkinan akan ada penambahan 110 ton untuk Kecamatan Siantan Selatan.

“Perintah Pertamina, akhir bulan Juni nanti semua SPBU baru harus segera aktif. Artinya SPBU Kompak Desa Mengkait nanti akan segera beroperasi dengan 110 ton dalam satu bulan, jadi untuk kebutuhan BBM di kecamatan Siantan Selatan clear,” sebutnya.

Sementara ini, sambungnya, “Untuk Bulan Juni sudah ada penambahan lebih kurang sebanyak 200 ton. Nah, untuk Bulan Juli sampai akhir tahun akan kami sampaikan sesegera berapa dapat penambahannya, mudah-mudahan dapat penambahan lebih banyak dari itu,” pungkasnya. (Pin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.